flat.social

7 Alternatif Flipgrid (Flip) Terbaik untuk Guru di 2026

Microsoft menutup Flip pada 2024 dan masa migrasinya sudah berakhir. Berikut tool yang dipakai para guru untuk menjaga refleksi video dan diskusi asinkron tetap hidup di kelas.

By Flat Team·

Microsoft mulai menonaktifkan Flip (dulu Flipgrid) pada pertengahan 2024 dan tool ini tidak lagi menerima konten baru. Bagi ribuan guru, itu berarti hilangnya cara gratis dan kesayangan untuk refleksi video, perkenalan siswa, latihan bahasa, dan diskusi buku.

Kalau kamu sedang mencari alternatif Flipgrid, kemungkinan besar kamu ingin keajaiban yang sama: video pendek asinkron, taman berpagar yang aman dan hanya berisi kelasmu, akses yang mudah untuk siswa, serta ruang agar anak-anak bisa saling merespons tanpa berubah jadi TikTok.

Panduan ini membahas 7 pengganti nyata yang dipakai guru di 2026. Masing-masing menyelesaikan sebagian dari apa yang dulu dilakukan Flip. Ada yang khas pendidikan (Seesaw, Edpuzzle), ada yang serbaguna (Padlet, Loom), dan ada yang mengambil pendekatan berbeda (ruang refleksi spasial secara live, bukan klip asinkron). Pilih berdasarkan apa yang sebenarnya kamu lakukan dengan Flip.

Apa alternatif Flipgrid terbaik untuk kelas?

Untuk SD kelas awal (K-5), Seesaw adalah pengganti fungsional paling dekat: post video singkat di portofolio kelas yang aman. Untuk SMP dan SMA, Padlet (dengan fitur post video diaktifkan) adalah target migrasi yang paling sering disebut. Untuk pelajaran video asinkron secara khusus, Edpuzzle paling pas; akses pendidikan Loom kini lewat Atlassian. Untuk lingkaran refleksi video secara live, Flat.social menambahkan ruang spasial tempat siswa bisa merespons secara real-time.

Apa yang Membuat Flipgrid Spesial (dan Sulit Digantikan)

Flip bukan sekadar tool unggah video. Ia berhasil karena tiga keputusan desain spesifik yang hanya ditiru sebagian oleh kebanyakan alternatifnya.

Taman berpagar. Siswa hanya melihat video teman sekelasnya: tidak ada orang asing, tidak ada rekomendasi algoritma, tidak ada komentar dari mana pun di internet. Karena itu, berbagi wajah dan suara jadi terasa aman.

Default 90 detik. Pendek by design. Siswa yang tidak suka ide "bikin video" merasa 90 detik masih bisa dijalani. Format ini mendorong pemikiran, bukan produksi.

Reaksi. Siswa bisa merekam balasan video satu sama lain. Ini mengubah linimasa berisi monolog menjadi sesuatu yang lebih mirip percakapan.

Pengganti Flip yang sungguh-sungguh harus memenuhi setidaknya dua dari tiga hal itu. Tool video generik yang membuat anak mengunggah ke YouTube atau memposting di chat kehilangan rasa aman. Tool yang menuntut video panjang kehilangan format ringan. Tool tanpa fitur balasan kehilangan rasa komunitas. Di bawah ini kami tandai mana yang berhasil dan mana yang berkompromi.

Kalau tujuanmu adalah keterlibatan yang lebih luas dan Flip hanya salah satu taktik di antara banyak lainnya, panduan keterlibatan pembelajaran jarak jauh dan icebreaker untuk meeting virtual menutup sisa toolkit-nya.

Alternatif Flipgrid Sekilas

Flat.socialPadletSeesawEdpuzzleLoomVoiceThread
Paket gratis untuk guru3 padletBasic gratisGratis untuk guruDiskon edu AtlassianUji coba gratis
Post video asinkron siswaRekaman via tool layar
Balasan video antar siswaLive + rekamanTerbatas
Taman berpagar (khusus kelas)
Opsi diskusi video liveRuang spasial
Cocok untuk SD kelas awal (K-5)Lebih cocok 6+Terutama 6+Terutama 6+
Integrasi LMSVia tautanSebagian besar LMSSebagian besar LMSSebagian besar LMSSebagian besar LMSSebagian besar LMS

Diskusi video live, bukan sekadar asinkron

Flat.social memberi kamu ruang kelas spasial tempat siswa bisa merespons dan berdiskusi secara real-time — percakapan yang sebenarnya ingin diwujudkan Flip. Gratis untuk guru terverifikasi.

What Is Flat.social?

A virtual space where you move, talk, and meet — not just stare at a grid of faces

Walk closer to hear someone, step away to leave the conversation

Try It Free

8 Alternatif Flipgrid Terbaik untuk 2026

1. Padlet — Target migrasi yang paling sering disebut

Padlet mendukung post video langsung, lengkap dengan balasan siswa, di dalam papan ber-taman berpagar yang dikontrol guru. Saat Flip ditutup, template "Backchannel" direkomendasikan secara eksplisit oleh Microsoft. Paket gratis membatasi kamu sampai 3 padlet sekaligus, lumayan ketat; lisensi berbayar "Padlet for Schools" mencabut batas itu.

Cocok untuk: pengganti fungsional paling langsung, terutama kalau kamu memakai Flip untuk gaya satu prompt per minggu.

Perlu diperhatikan: hanya 3 padlet gratis berarti kamu harus mengarsipkan papan setiap minggu atau berlangganan. Durasi video juga berbeda-beda per paket.

2. Seesaw — Favorit SD kelas awal

Seesaw adalah tool portofolio pilihan untuk SD kelas awal, dan salah satu fitur utamanya adalah post video singkat siswa. Guru bisa memberi prompt berupa teks, gambar, atau video, dan siswa membalas dengan video mereka sendiri yang hanya dilihat kelas. Fitur balasannya ada, tapi lebih sederhana daripada Flip.

Cocok untuk: kelas SD awal yang sudah memakai Seesaw untuk portofolio.

Perlu diperhatikan: kurang pas untuk SMP dan SMA. Antarmukanya terasa kekanak-kanakan.

3. Edpuzzle — Video pelajaran asinkron dengan respons siswa

Edpuzzle berorientasi pada video guru: kamu mengunggah atau menyematkan video, menambahkan pertanyaan, dan siswa menjawab. Bukan tool "selfie siswa", tapi lebih ke "tonton ini lalu jawab". Kalau kamu memakai Flip untuk pemahaman menyimak atau respons bacaan, Edpuzzle lebih dekat dengan intensinya dibanding Padlet.

Cocok untuk: flipped classroom, pembelajaran bahasa, tugas berbasis video dengan prompt dari guru.

Perlu diperhatikan: tidak mereplikasi percakapan video antar siswa seperti Flip dulu.

4. Loom — Video asinkron untuk siswa yang lebih senior

Loom menjadi tool perekam layar asinkron standar di dunia kerja. Setelah akuisisi Loom oleh Atlassian, jalur pendidikan saat ini lewat program diskon yang dikelola Atlassian untuk sekolah yang memenuhi syarat, bukan lagi model lama "Pro gratis untuk guru". Siswa merekam video, membagikan lewat tautan atau LMS, dan yang lain bisa berkomentar. Cek halaman pendidikan Loom untuk harga terbaru.

Cocok untuk: SMA dan perguruan tinggi, terutama tugas saat siswa menjelaskan pekerjaannya di layar.

Perlu diperhatikan: Loom bersifat umum. Tidak ada wadah keamanan kelas bawaan, jadi berbagi mengandalkan tautan dan guru harus mengelola sendiri siapa melihat apa. Pastikan harga pendidikan terbaru sebelum dijadikan standar.

5. VoiceThread — Tool diskusi multimodal asli

VoiceThread lebih tua dari Flip dan diam-diam bertahan di perguruan tinggi. Siswa merespons artefak media bersama (gambar, dokumen, video, slide) dengan komentar audio, teks, atau video. Kuat untuk kritik seni, latihan lisan bahasa, dan diskusi buku. Tersedia paket starter gratis dan paket edukasi.

Cocok untuk: diskusi level perguruan tinggi, kritik seni, asesmen lisan bahasa.

Perlu diperhatikan: UI terasa kuno. Komunitas guru lebih kecil dibanding Padlet atau Seesaw.

6. Wakelet — Papan kurasi dengan video tersemat

Wakelet adalah papan kurasi tempat siswa mengumpulkan tautan, gambar, teks, dan video tersemat dalam satu ruang bersama. Paket gratis Starter Wakelet saat ini membatasi kamu sampai 3 koleksi, sedangkan rekam video langsung dan unggah hanya ada di paket berbayar Individual Pro.

Cocok untuk: pembelajaran berbasis proyek, portofolio riset, respons siswa multi-format saat video hanya salah satu jenis konten.

Perlu diperhatikan: kurang "video-first" dibanding Flip, dan batas 3 koleksi terasa ketat. Lebih tepat dipandang sebagai alternatif Padlet, bukan pengganti murni Flip.

7. Flat.social — Refleksi video live, bukan asinkron

Flat.social mengambil model berbeda. Alih-alih merekam video pendek untuk ditonton nanti, siswa berkumpul di ruang spasial dan berdiskusi secara langsung. Kamu bisa menjalankan lingkaran refleksi, diskusi gaya fishbowl, atau rotasi perkenalan ala speed dating dengan audio jarak. Cocok dipadukan dengan tool asinkron: siswa merekam di Padlet atau Loom selama minggu berjalan, lalu masuk ke kelas virtual untuk mendiskusikan yang sudah mereka posting.

Cocok untuk: refleksi live, latihan lisan bahasa, kelas berbasis diskusi, klub debat. Terutama kuat untuk bimbingan akademik virtual dan format seminar kelompok kecil.

Perlu diperhatikan: by design bukan untuk asinkron. Kalau use case-mu memang "anak-anak merekam dari rumah di waktu masing-masing", pasangkan Flat.social dengan Padlet atau Loom, bukan menggantikannya.

Cara mengganti Flipgrid di kelasmu

Jalani lima pertanyaan berikut untuk menemukan tool (atau pasangan tool) yang tepat sesuai cara kamu memakai Flip.

  1. 1
    Daftar persis untuk apa kamu memakai Flip

    Refleksi mingguan? Perkenalan awal tahun? Respons bacaan? Latihan lisan bahasa? Masing-masing terhubung ke tool berbeda. Mayoritas guru memakai Flip untuk 2-3 keperluan berbeda, jadi rencanakan mengganti dengan 2 tool, bukan satu.

  2. 2
    Tentukan asinkron atau live

    Kalau merekam di waktu masing-masing memang penting, pilih dari Padlet, Seesaw, Loom, Edpuzzle, atau VoiceThread. Kalau diskusinya yang utama dan asinkron hanya karena kalian tidak bisa berkumpul bersamaan, tool live seperti Flat.social bisa jadi pengganti yang lebih baik daripada tool asinkron lain.

  3. 3
    Cek batas usia siswa

    K-5: Seesaw atau Padlet dengan perantara guru. 6-8: Padlet, Wakelet, atau VoiceThread dengan perantara guru. 9-12: semua tool di daftar ini. Perguruan tinggi: Loom, VoiceThread, Padlet for Schools, atau Flat.social. Beberapa tool menuntut persetujuan privasi level sekolah/dinas untuk siswa di bawah 13 tahun.

  4. 4
    Cek kebutuhan integrasi LMS

    Padlet, Seesaw, Loom, dan Edpuzzle punya integrasi LMS yang andal. Kalau sekolahmu mewajibkan posting tugas ke LMS sekali klik, pastikan integrasinya jalan sebelum dijadikan keputusan tetap.

  5. 5
    Uji satu prompt di satu kelas

    Ambil satu prompt Flip yang sudah kamu punya dan jalankan ulang di tool kandidat. Amati: hambatan saat siswa login, waktu dari prompt ke respons, apakah siswa menikmatinya atau tidak, dan alur penilaian guru. Satu prompt sudah cukup untuk tahu.

Alternatif Flipgrid: pertanyaan yang sering muncul

Memilih Pengganti Flipgrid yang Tepat untukmu

Jawaban jujurnya: tidak ada satu tool pun yang menggantikan Flip. Keputusan Microsoft meninggalkan lubang nyata karena Flip dirancang sangat baik untuk fungsinya.

Untuk mayoritas guru, langkah yang tepat adalah memakai dua tool, bukan satu. Gunakan Padlet, Seesaw, atau VoiceThread untuk post video asinkron. Gunakan Flat.social, Zoom, atau Google Meet untuk diskusi live. Berhenti mencari pengganti 1:1; ia sudah tidak ada lagi.

Kalau siswamu di SD kelas awal, Seesaw adalah pilihan paling aman. Untuk SMP dan SMA, Padlet dengan lisensi sekolah berbayar adalah padanan fungsional paling langsung. Untuk perguruan tinggi, padukan Loom untuk respons individual dengan tool live untuk diskusi kelompok.

Untuk membangun komunitas siswa di kelas jarak jauh dan hybrid, lihat juga panduan keterlibatan kelas online kami dan rangkuman tool kelas virtual 2026. Kabar baik setelah kehilangan Flip: ekosistem EdTech lainnya jauh lebih kuat dibanding saat Flip pertama kali rilis. Kotak peralatannya makin lengkap, meskipun tool favoritmu sudah pergi.

Flip dan Flipgrid adalah merek dagang Microsoft Corporation. Padlet adalah merek dagang Wallwisher, Inc. Seesaw adalah merek dagang Seesaw Learning, Inc. Edpuzzle adalah merek dagang Edpuzzle Inc. Loom adalah merek dagang Loom, Inc. VoiceThread adalah merek dagang VoiceThread LLC. Wakelet adalah merek dagang Wakelet Limited. Semua nama produk lain adalah merek dagang dari pemiliknya masing-masing. Artikel ini adalah konten editorial independen dan tidak berafiliasi dengan vendor mana pun yang disebutkan.

Explore More Use Cases

Try a Different Kind of Meeting

Create a free Flat.social space and see what meetings feel like when people can actually move around.