Proximity Chat untuk Meeting dan Acara Virtual
Bergerak bebas, bicara secara alami. Tidak ada lagi grid video atau breakout room yang canggung.
Apa Itu Proximity Chat?
Proximity chat adalah cara berkomunikasi online yang membuat Anda hanya bisa mendengar dan melihat orang yang berada di dekat Anda dalam ruang virtual. Seperti di acara nyata, Anda menghampiri seseorang untuk memulai percakapan dan menjauh untuk mengakhirinya. Flat.social menggunakan proximity chat dengan audio dan video spasial agar meeting online terasa alami dan spontan.
Cara Kerja Proximity Chat
Bayangkan Anda sedang di sebuah konferensi. Ada banyak meja dengan kelompok orang yang sedang mengobrol. Jika Anda menghampiri sebuah meja, Anda bisa ikut percakapan. Jika Anda menjauh, Anda tidak bisa mendengar mereka lagi.
Begitulah cara kerja spatial chatting di flat.social. Setiap peserta bergabung ke ruang virtual dan bergerak bebas, seperti di game multiplayer. Untuk berbicara dengan seseorang, terbang mendekat. Audio dan video Anda terhubung otomatis berdasarkan jarak. Ingin meninggalkan percakapan? Terbang ke tempat lain saja.
Tidak perlu klik "join" atau "leave". Percakapan dimulai dan berakhir secara alami, seperti di dunia nyata.
Hampiri, Percakapan Langsung Dimulai
Tidak ada panggilan yang perlu Anda ikuti. Avatar Anda berjalan mendekati seseorang, suaranya mulai terdengar, videonya muncul, dan Anda pun sudah mengobrol. Melangkah menjauh, dan semuanya kembali memudar. Tidak perlu repot menekan tombol mute berkali-kali, tidak ada ruang tunggu.
Volume Mengikuti Jarak
Flat.social mengatur volume berdasarkan jarak antara dua avatar. Dari dekat, Anda mendengar seseorang dengan volume penuh. Beberapa langkah menjauh, suaranya menjadi latar belakang, dan lebih jauh lagi tidak terdengar sama sekali. Karena itulah lima percakapan bisa berlangsung dalam satu ruangan tanpa saling tumpang tindih.
Lihat Proximity Chat Beraksi
Saksikan bagaimana percakapan terjadi secara alami di spatial meeting
Mengapa Video Call Tradisional Terasa Melelahkan
Di meeting Zoom atau Microsoft Teams, semua orang terjebak dalam kotak-kotak kecil. Satu orang bicara sementara yang lain mendengarkan, atau pura-pura mendengarkan. Anda tidak bisa membuka obrolan sampingan. Tidak bisa diam-diam bertanya ke rekan kerja. Setiap interaksi membutuhkan perhatian seluruh grup.
Inilah mengapa kelelahan video call itu nyata. Dipaksa menatap layar, menjaga kontak mata dengan 20 wajah, dan menunggu giliran bicara sangat menguras mental. Breakout room mencoba memperbaiki ini, tapi terasa dipaksakan: seseorang menempatkan Anda di sebuah ruangan, Anda memperkenalkan diri dengan canggung, lalu ditarik kembali.
Proximity chat adalah kebalikannya. Anda memilih sendiri dengan siapa bicara, kapan bergabung, dan kapan pergi. Banyak percakapan berlangsung bersamaan, dan tidak ada yang perlu izin untuk berpindah.
Proximity Chat vs. Video Call Tradisional
| Flat.social | Zoom / Teams / Meet | |
|---|---|---|
| Banyak percakapan bersamaan | ||
| Berpindah bebas antar kelompok | ||
| Audio & video berbasis jarak | ||
| Tanpa breakout room yang canggung | ||
| Alur percakapan yang alami | ||
| Screen sharing di ruang spasial dan ruang konferensi | ||
| Langsung di browser, tanpa install | App required | |
| Game & aktivitas bawaan |
Cara Kerja Percakapan Spasial
Ruang Privat di dalam Ruangan
Area tertutup mengisolasi audio. Masuk ke meeting pod atau sudut yang dibatasi dinding, dan hanya orang di dalamnya yang bisa mendengar Anda, seperti menutup pintu di kantor sungguhan. Buat sendiri area seperti ini dengan dinding dan pintu di mode bangun.
Presentasi Tanpa Meninggalkan Ruang Virtual
Saat satu orang perlu perhatian semua peserta, beralih ke ruang Konferensi: grid video yang sudah Anda kenal, lengkap dengan screen sharing serta tata letak Pembicara atau Galeri. Setelah presentasi selesai, kembalikan semua orang ke ruang spasial untuk berdiskusi.
Siapa yang Menggunakan Proximity Chat?
Proximity chat bukan sekadar gimik. Fitur ini menyelesaikan masalah nyata bagi tim, pendidik, dan penyelenggara acara yang jenuh dengan format video call yang kaku.
Tim remote dan hybrid menggunakan flat.social untuk daily standup, obrolan santai, dan virtual coworking. Daripada menjadwalkan Zoom untuk setiap pertanyaan kecil, anggota tim bergerak di ruang virtual bersama dan mengobrol kapan saja, seperti menghampiri meja rekan kerja.
Fasilitator workshop dan pelatihan menyukai proximity chat karena menghilangkan kebutuhan breakout room sepenuhnya. Peserta mengorganisir diri ke dalam kelompok, berpindah antar stasiun, dan berkolaborasi secara alami. Begitulah seharusnya video conferencing interaktif bekerja.
Penyelenggara acara virtual menggunakannya untuk sesi networking, virtual happy hour, dan konferensi. Tamu berbaur dengan bebas, menemukan percakapan yang menarik, dan berpindah saat siap, persis seperti acara di dunia nyata.
Pendidik membawa proximity chat ke kelas virtual untuk kegiatan kelompok, istirahat virtual, dan proyek kolaboratif. Siswa berpindah antar kelompok diskusi, bekerja di papan tulis bersama, dan berinteraksi satu sama lain, bukan sekadar menatap deretan wajah di layar.
Coba Proximity Chat dengan Tim Anda
Buat ruang virtual dalam hitungan detik. Tanpa download, tanpa pendaftaran untuk tamu. Cukup bagikan link dan mulai mengobrol.
Mengapa Tim Memilih Proximity Chat daripada Zoom
Cara Memulai Meeting Proximity Chat
Ajak tim Anda ke spatial meeting dalam waktu kurang dari semenit. Tanpa download atau akun untuk tamu.
- 1Buat ruang virtual Anda
Daftar di flat.social dan buat ruangan baru. Pilih peta atau kustomisasi ruang virtual Anda sendiri dengan ruangan, lounge, dan area terbuka.
- 2Bagikan linknya
Salin link ruangan dan kirim ke tim Anda. Tamu langsung bergabung di browser, tanpa aplikasi yang perlu diinstal, tanpa perlu akun.
- 3Bergerak dan mengobrol
Gunakan tombol WASD atau seret avatar Anda untuk bergerak. Terbang mendekati siapa saja untuk memulai percakapan. Audio dan video aktif otomatis berdasarkan jarak.
- 4Presentasi saat diperlukan
Perlu perhatian semua orang sekaligus? Pindahkan grup ke ruang Konferensi untuk presentasi dengan screen sharing, lalu kembali ke ruang spasial untuk mengobrol.
Masalah dengan Breakout Room
Breakout room seharusnya membuat video call besar lebih interaktif. Kenyataannya, breakout room justru menimbulkan lebih banyak masalah daripada yang diselesaikan.
Host membagi 30 orang ke dalam kelompok berisi 5 orang. Anda berakhir di ruangan dengan orang-orang yang tidak Anda kenal, saling menatap selama 10 menit sampai timer menarik Anda kembali. Anda tidak bisa memilih lawan bicara, tidak bisa keluar lebih awal, dan tidak bisa melihat apa yang terjadi di kelompok lain.
Dengan proximity chat, seluruh ruang adalah satu area yang berkesinambungan. Orang-orang secara alami berkumpul di sekitar topik, presentasi, atau teman. Fasilitator bisa berpindah antar kelompok untuk memantau. Peserta yang pemalu bisa mengamati percakapan terlebih dahulu sebelum bergabung. Seseorang yang sudah selesai tinggal bergerak ke tempat lain.
Bedanya seperti duduk di kursi yang sudah ditentukan saat jamuan makan malam dan bebas memilih tempat sendiri di sesi ramah tamah.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa Itu Spatial Video Conferencing?
Spatial video conferencing adalah jenis meeting online yang menempatkan peserta dalam ruang virtual bersama dan bisa bergerak bebas. Berbeda dengan video call tradisional yang membuat semua orang melihat grid yang sama, spatial video conferencing menggunakan audio dan video berbasis jarak: Anda hanya terhubung dengan orang-orang di dekat Anda. Ini membuat meeting virtual terasa lebih seperti interaksi di dunia nyata.