Karyawisata Virtual
Eksplorasi spasial, stasiun interaktif, dan diskusi kelompok yang membawa dunia ke dalam kelas Anda
Seorang guru geografi ingin kelasnya menjelajahi ekosistem hutan hujan. Tidak ada bus, tidak ada surat izin, tidak ada anggaran. Dalam video call, ia akan menampilkan slideshow. Siswa akan menonton secara pasif dan melupakan semuanya sebelum makan siang.
Di Flat.social, ia membangun sebuah karyawisata virtual. Siswa memasuki lingkungan spasial dengan zona untuk berbagai lapisan hutan hujan: lantai hutan, semak bawah, kanopi, dan lapisan emergent. Setiap zona memiliki billboard dengan foto, fakta, dan pertanyaan diskusi. Hewan NPC menampilkan informasi spesies ketika diklik. Siswa menjelajah dalam kelompok kecil melalui audio spasial, menemukan konten sambil bergerak. Guru berjalan di antara kelompok-kelompok, bertanya: "apa yang kalian temukan di zona kanopi?"
Di akhir sesi, siswa telah menjelajahi hutan hujan, mendiskusikan temuan mereka dengan teman-teman, dan menggambar diagram ekosistem di papan tulis. Mereka belajar dengan menjelajah, bukan dengan menonton. Begitulah seharusnya karyawisata virtual.
Jelajahi dan Diskusikan Bersama
Siswa menjelajahi lingkungan bertema dalam kelompok kecil, mendiskusikan temuan mereka melalui audio spasial sambil berpindah antar stasiun.
Apa itu karyawisata virtual?
Karyawisata virtual adalah pengalaman belajar online di mana siswa menjelajahi suatu topik dengan bergerak melalui lingkungan interaktif. Alih-alih menonton video secara pasif, siswa berpindah antar stasiun, menemukan informasi, dan mendiskusikan temuan mereka dengan teman sekelas secara real time.
Mengapa karyawisata virtual di Flat.social
Stasiun Penemuan Interaktif
Setiap stasiun memiliki billboard dengan foto dan fakta, karakter NPC dengan informasi bonus, serta papan tulis untuk menggambar pengamatan. Pembelajaran terjadi melalui eksplorasi.
Cara membuat karyawisata virtual di Flat.social
- 1Pilih tujuan
Pilih topik yang cocok untuk eksplorasi: ekosistem, periode sejarah, landmark budaya, luar angkasa, dasar laut. Topik apa pun yang memiliki zona atau stasiun yang berbeda akan berjalan dengan baik.
- 2Bangun lingkungan
Buat ruang Open Spatial. Gunakan mode bangun untuk menyiapkan zona untuk setiap stasiun. Tempatkan billboard dengan gambar, fakta, dan pertanyaan. Tambahkan karakter NPC dengan informasi pelengkap.
- 3Buat panduan lapangan
Tempatkan billboard di pintu masuk dengan peta karyawisata dan instruksi. Berikan misi kepada siswa: "Kunjungi semua 5 stasiun dan jawab pertanyaan di setiap billboard." Tambahkan papan tulis untuk pengamatan kelompok.
- 4Briefing dan eksplorasi
Mulai di ruang konferensi dengan briefing 5 menit. Jelaskan topik dan format eksplorasi. Kemudian lepas siswa untuk menjelajahi lingkungan dalam kelompok.
- 5Debriefing
Kumpul kembali di ruang konferensi. Setiap kelompok membagikan temuan utama mereka. Gunakan reaksi untuk pengecekan pemahaman cepat. Berikan tugas lanjutan berdasarkan apa yang mereka temukan.
Ajak Kelasmu Berwisata
Lingkungan yang bisa dijelajahi, stasiun interaktif, dan penemuan bersama. Buat karyawisata virtual dalam hitungan menit. Mulai gratis.
Ide karyawisata virtual
Empat tujuan yang bisa Anda bangun di Flat.social.
Jelajahi ekosistem, lautan, dan tata surya
Guru Memandu Perjalanan
Berjalan di antara kelompok siswa, mengajukan pertanyaan yang memancing pemikiran dan memeriksa pemahaman. Bimbingan Anda mengubah eksplorasi menjadi pembelajaran yang sesungguhnya.
Tips untuk guru yang memandu karyawisata virtual
Membuat karyawisata virtual yang edukatif dan menarik:
1. Berikan misi kepada siswa. Jangan hanya bilang "jelajahi." Pasang panduan lapangan di billboard pintu masuk: "Kunjungi semua 5 stasiun dan jawab pertanyaan di masing-masing." Tugas yang jelas mendorong eksplorasi yang terarah.
2. Berjalan di antara kelompok. Gunakan audio spasial untuk mampir ke setiap kelompok saat mereka menjelajah. Ajukan pertanyaan yang memancing pemikiran: "Apa yang kalian perhatikan di stasiun kanopi?" Kehadiran Anda mengubah browsing pasif menjadi pembelajaran aktif.
3. Siapkan lebih banyak konten dari yang Anda kira perlu. Karakter NPC dengan fakta bonus, billboard tersembunyi di sudut-sudut, dan pertanyaan tambahan di papan tulis akan menghargai siswa yang penasaran dan menjelajah lebih jauh dari jalur utama.
4. Gunakan papan tulis untuk pengamatan kelompok. Minta setiap kelompok menggambar atau menulis temuan mereka di papan tulis di setiap stasiun. Kegiatan mencatat pengamatan memperdalam proses belajar.
5. Tutup dengan berbagi. Berkumpul di ruang konferensi dan minta setiap kelompok mempresentasikan temuan favorit mereka. Reaksi membuat debriefing jadi seru dan interaktif.
Momen Penemuan Kelompok
Kelompok kecil berkumpul di stasiun dan mendiskusikan temuan mereka. Penemuan terbaik terjadi dalam percakapan ketika siswa berbagi pengamatan dengan teman sekelas.
Tips untuk siswa dalam karyawisata virtual
Menjelajah dan belajar secara efektif:
Jelajahi semuanya. Masuk ke setiap zona, klik setiap NPC, dan baca setiap billboard. Guru sudah membuat konten untuk kamu temukan. Temuan terbaik sering ada di sudut-sudut yang hampir kamu lewatkan.
Bicara dengan kelompokmu. Gunakan audio spasial untuk berbagi apa yang kamu lihat dengan teman-teman. "Lihat ini!" dan "Kamu lihat itu?" — begitulah cara penemuan kelompok bekerja. Belajar jadi lebih baik kalau didiskusikan.
Gambar di papan tulis. Gambar apa yang kamu lihat di setiap stasiun. Menulis dan menggambar membantu kamu mengingat apa yang dipelajari jauh setelah karyawisata selesai.
FAQ — Karyawisata Virtual
Explore More Use Cases
Karyawisata Tanpa Bus
Lingkungan yang bisa dijelajahi, stasiun interaktif, dan penemuan bersama. Ajak kelasmu ke mana saja. Mulai gratis.